Nusuk • Adab • Doa • Sejarah

Panduan Lengkap Raudhah

Persiapan izin resmi, lokasi, keutamaan, tata cara kunjungan, doa, dan adab di Raudhah Al-Sharifah, Masjid Nabawi.

±330 m²22 × 15 meter
Izin GratisMelalui Nusuk
Masjid NabawiMadinah

⚠️ Jadwal dapat berubah. Slot, jalur masuk, dan ketentuan mengikuti permit aktif di Nusuk serta arahan petugas Masjid Nabawi. Jangan membeli izin dari pihak ketiga; layanan resmi Kementerian Haji dan Umrah tidak dipungut biaya.

Makna & Dalil

Keutamaan Raudhah

Raudhah Al-Sharifah adalah area mulia di dalam Masjid Nabawi, terletak antara rumah Nabi Muhammad ﷺ — rumah Aisyah r.a. — dan mimbar beliau. Area ini diutamakan untuk salat sunnah, zikir, membaca Al-Quran, dan berdoa tanpa mengganggu jamaah lain.

Hadis Sahih • Bukhari & Muslim

مَا بَيْنَ بَيْتِي وَمِنْبَرِي رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ

Mā baina baitī wa minbarī raudhatun min riyādhil jannah.

“Antara rumahku dan mimbarku adalah satu taman dari taman-taman surga.”

Salat fardu: keutamaan saf pertama tetap didahulukan meski berada di luar Raudhah. Jangan meninggalkan saf, berebut tempat, atau menyakiti jamaah demi berada di area ini.

Masjid Nabawi

Lokasi & Batas Raudhah

Raudhah berada di bagian depan Masjid Nabawi. Sumber resmi Haramain mencatat luas sekitar 330 m², panjang 22 meter, dan lebar 15 meter.

Utara

Garis sejajar ujung rumah Aisyah r.a.

Timur

Rumah Aisyah r.a. / Kamar Mulia

Barat

Mimbar Nabi ﷺ

Selatan

Arah kiblat

Penanda modern

Karpet hijau membantu mengenali area Raudhah, tetapi tetap ikuti pembatas dan arahan petugas.

Jalur resmi

Akses pengunjung diatur melalui halaman selatan dan jalur yang tertera pada permit.

Permit Resmi & Gratis

Cara Daftar Izin di Nusuk

Kementerian Haji dan Umrah menyediakan permit salat di Raudhah untuk warga Saudi, penduduk, pengunjung, dan warga GCC melalui aplikasi atau situs Nusuk.

  1. 1Masuk atau buat akun Nusuk. Lengkapi identitas sesuai paspor, visa, iqamah, atau identitas yang digunakan saat masuk Saudi.
  2. 2Pilih layanan Raudhah. Buka bagian Raudhah lalu pilih “Issuance of Al-Rawdah Al-Sharifa Permit” untuk laki-laki atau perempuan.
  3. 3Pilih pengunjung atau pendamping. Centang nama yang profilnya sudah terhubung dan lengkap bila opsi tersebut tersedia.
  4. 4Pilih tanggal dan waktu. Hanya slot yang masih tersedia dapat dipilih. Semua waktu mengikuti waktu lokal Madinah.
  5. 5Tinjau lalu terbitkan permit. Simpan permit aktif dan tampilkan barcode atau QR pada jalur pemeriksaan.

Jika slot penuh: Nusuk dapat menampilkan daftar tunggu atau instant booking saat pengguna berada dekat Masjid Nabawi, bergantung kapasitas dan ketersediaan fitur.

Buka Layanan Resmi NusukSitus resmi untuk menerbitkan permit Raudhah.

Referensi Jam Kunjungan

Jadwal Laki-laki & Perempuan

Pengumuman resmi Saudi Press Agency pada 5 Desember 2025 mencantumkan rentang berikut. Permit Nusuk tetap menjadi acuan final karena jadwal berubah saat Jumat, Ramadan, musim Haji, atau pengaturan kapasitas.

Laki-laki

02.00 hingga Subuh.
11.20 hingga Isya.

Jumat: ada penyesuaian sebelum dan setelah salat Jumat.

Perempuan

Setelah Subuh hingga 11.00.
Setelah Isya hingga 02.00.

Jumat: sesi pagi diumumkan berakhir pukul 09.00.

Pengumuman tersebut mengarahkan pengunjung melalui halaman selatan di depan Makkah Gate 37. Datang ke jalur yang tertulis di permit karena titik antre dapat disesuaikan petugas.

Hari Kunjungan

Tata Cara Kunjungan

  • Sebelum berangkat: pastikan permit aktif, baterai ponsel cukup, identitas siap, dan berwudhu dari hotel bila memungkinkan.
  • Datang sesuai instruksi permit: perhatikan waktu, jenis pengunjung, halaman, pintu, dan jalur antre yang ditentukan Nusuk.
  • Masuk dengan tenang: tampilkan barcode, ikuti petugas, jangan menerobos, berlari, atau memotong barisan.
  • Di dalam Raudhah: jika aman dan ada ruang, kerjakan dua rakaat salat sunnah lalu berdoa, berzikir, atau membaca Al-Quran.
  • Gunakan waktu dengan adil: ringkas doa, hindari foto berlebihan, dan beri kesempatan jamaah lain.
  • Keluar melalui jalur petugas: jangan berbalik melawan arus. Ziarah dan salam kepada Rasulullah ﷺ mengikuti jalur tersendiri bila dibuka.

Lansia dan pengguna kursi roda: akses diperbolehkan mengikuti aturan yang ditentukan. Sampaikan kebutuhan bantuan kepada petugas sebelum masuk jalur.

Doa & Zikir

Doa di Raudhah

Tidak ada doa khusus yang wajib dibaca di Raudhah. Gunakan doa dari Al-Quran dan Sunnah atau sampaikan hajat baik dengan bahasa yang dipahami. Hindari membaca dari layar sepanjang waktu agar tetap khusyuk.

Kebaikan Dunia & Akhirat

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbanā ātinā fid-dunyā hasanah, wa fil-ākhirati hasanah, wa qinā ‘adzāban-nār.

Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan akhirat, serta lindungi kami dari azab neraka. (QS. Al-Baqarah: 201)

Mohon Ampunan

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Rabbighfir lī wa tub ‘alayya, innaka antat-tawwābur-rahīm.

Ya Tuhanku, ampunilah aku dan terimalah tobatku. Sungguh Engkau Maha Penerima Tobat, Maha Penyayang.

Keteguhan Hati

رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ

Rabbanā lā tuzigh qulūbanā ba‘da idz hadaitanā wa hab lanā min ladunka rahmah, innaka antal-wahhāb.

Ya Tuhan kami, jangan palingkan hati kami setelah Engkau memberi petunjuk. Karuniakan rahmat dari sisi-Mu; Engkau Maha Pemberi. (QS. Ali Imran: 8)

Lanjutkan dengan istighfar, selawat, doa untuk orang tua, keluarga, kesehatan, keselamatan perjalanan, penerimaan ibadah, dan kebaikan umat.

Jejak Nabawi

Sejarah & Landmark

Raudhah terkait langsung dengan ruang hidup dan dakwah Rasulullah ﷺ di Masjid Nabawi. Batasnya didokumentasikan dari hadis “antara rumahku dan mimbarku”, sehingga rumah Aisyah r.a. dan mimbar menjadi penanda utama.

Mimbar Nabi ﷺ

Berada di sisi barat Raudhah; tempat Nabi ﷺ menyampaikan khutbah.

Mihrab Nabi ﷺ

Menandai tempat Nabi ﷺ mengimami salat di bagian depan masjid.

Rumah Aisyah r.a.

Rumah Nabi ﷺ di sisi timur yang kemudian menjadi Kamar Mulia.

Tiang-tiang bersejarah

Sejumlah tiang menandai lokasi peristiwa pada masa Nabi ﷺ; hormati pembatas dan jangan berebut.

Perluasan Masjid Nabawi sepanjang sejarah tidak mengubah rujukan inti Raudhah. Pemeliharaan modern mencakup mimbar, mihrab, tiang, karpet, dan Kamar Mulia.

Adab & Keselamatan

Yang Perlu Dijaga

  • Rendahkan suara, jaga pandangan, pakaian, kebersihan, dan kekhusyukan.
  • Dahulukan keselamatan; tidak mendorong, menahan tempat, atau menyakiti jamaah.
  • Berdoa hanya kepada Allah. Tidak mengusap pembatas, meminta kepada penghuni kubur, atau melakukan tindakan tanpa tuntunan.
  • Taati waktu dan pergerakan petugas. Keluar dengan tertib saat sesi selesai.

Rujukan

Sumber Resmi