Hadis Sahih • Bukhari & Muslim
مَا بَيْنَ بَيْتِي وَمِنْبَرِي رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ
Mā baina baitī wa minbarī raudhatun min riyādhil jannah.
“Antara rumahku dan mimbarku adalah satu taman dari taman-taman surga.”
Nusuk • Adab • Doa • Sejarah
Persiapan izin resmi, lokasi, keutamaan, tata cara kunjungan, doa, dan adab di Raudhah Al-Sharifah, Masjid Nabawi.
⚠️ Jadwal dapat berubah. Slot, jalur masuk, dan ketentuan mengikuti permit aktif di Nusuk serta arahan petugas Masjid Nabawi. Jangan membeli izin dari pihak ketiga; layanan resmi Kementerian Haji dan Umrah tidak dipungut biaya.
Makna & Dalil
Raudhah Al-Sharifah adalah area mulia di dalam Masjid Nabawi, terletak antara rumah Nabi Muhammad ﷺ — rumah Aisyah r.a. — dan mimbar beliau. Area ini diutamakan untuk salat sunnah, zikir, membaca Al-Quran, dan berdoa tanpa mengganggu jamaah lain.
Hadis Sahih • Bukhari & Muslim
مَا بَيْنَ بَيْتِي وَمِنْبَرِي رَوْضَةٌ مِنْ رِيَاضِ الْجَنَّةِ
Mā baina baitī wa minbarī raudhatun min riyādhil jannah.
“Antara rumahku dan mimbarku adalah satu taman dari taman-taman surga.”
Salat fardu: keutamaan saf pertama tetap didahulukan meski berada di luar Raudhah. Jangan meninggalkan saf, berebut tempat, atau menyakiti jamaah demi berada di area ini.
Masjid Nabawi
Raudhah berada di bagian depan Masjid Nabawi. Sumber resmi Haramain mencatat luas sekitar 330 m², panjang 22 meter, dan lebar 15 meter.
Garis sejajar ujung rumah Aisyah r.a.
Rumah Aisyah r.a. / Kamar Mulia
Mimbar Nabi ﷺ
Arah kiblat
Karpet hijau membantu mengenali area Raudhah, tetapi tetap ikuti pembatas dan arahan petugas.
Akses pengunjung diatur melalui halaman selatan dan jalur yang tertera pada permit.
Permit Resmi & Gratis
Kementerian Haji dan Umrah menyediakan permit salat di Raudhah untuk warga Saudi, penduduk, pengunjung, dan warga GCC melalui aplikasi atau situs Nusuk.
Jika slot penuh: Nusuk dapat menampilkan daftar tunggu atau instant booking saat pengguna berada dekat Masjid Nabawi, bergantung kapasitas dan ketersediaan fitur.
Buka Layanan Resmi NusukSitus resmi untuk menerbitkan permit Raudhah.Referensi Jam Kunjungan
Pengumuman resmi Saudi Press Agency pada 5 Desember 2025 mencantumkan rentang berikut. Permit Nusuk tetap menjadi acuan final karena jadwal berubah saat Jumat, Ramadan, musim Haji, atau pengaturan kapasitas.
02.00 hingga Subuh.
11.20 hingga Isya.
Setelah Subuh hingga 11.00.
Setelah Isya hingga 02.00.
Pengumuman tersebut mengarahkan pengunjung melalui halaman selatan di depan Makkah Gate 37. Datang ke jalur yang tertulis di permit karena titik antre dapat disesuaikan petugas.
Hari Kunjungan
Lansia dan pengguna kursi roda: akses diperbolehkan mengikuti aturan yang ditentukan. Sampaikan kebutuhan bantuan kepada petugas sebelum masuk jalur.
Doa & Zikir
Tidak ada doa khusus yang wajib dibaca di Raudhah. Gunakan doa dari Al-Quran dan Sunnah atau sampaikan hajat baik dengan bahasa yang dipahami. Hindari membaca dari layar sepanjang waktu agar tetap khusyuk.
Kebaikan Dunia & Akhirat
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbanā ātinā fid-dunyā hasanah, wa fil-ākhirati hasanah, wa qinā ‘adzāban-nār.
Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan akhirat, serta lindungi kami dari azab neraka. (QS. Al-Baqarah: 201)
Mohon Ampunan
رَبِّ اغْفِرْ لِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Rabbighfir lī wa tub ‘alayya, innaka antat-tawwābur-rahīm.
Ya Tuhanku, ampunilah aku dan terimalah tobatku. Sungguh Engkau Maha Penerima Tobat, Maha Penyayang.
Keteguhan Hati
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
Rabbanā lā tuzigh qulūbanā ba‘da idz hadaitanā wa hab lanā min ladunka rahmah, innaka antal-wahhāb.
Ya Tuhan kami, jangan palingkan hati kami setelah Engkau memberi petunjuk. Karuniakan rahmat dari sisi-Mu; Engkau Maha Pemberi. (QS. Ali Imran: 8)
Lanjutkan dengan istighfar, selawat, doa untuk orang tua, keluarga, kesehatan, keselamatan perjalanan, penerimaan ibadah, dan kebaikan umat.
Jejak Nabawi
Raudhah terkait langsung dengan ruang hidup dan dakwah Rasulullah ﷺ di Masjid Nabawi. Batasnya didokumentasikan dari hadis “antara rumahku dan mimbarku”, sehingga rumah Aisyah r.a. dan mimbar menjadi penanda utama.
Berada di sisi barat Raudhah; tempat Nabi ﷺ menyampaikan khutbah.
Menandai tempat Nabi ﷺ mengimami salat di bagian depan masjid.
Rumah Nabi ﷺ di sisi timur yang kemudian menjadi Kamar Mulia.
Sejumlah tiang menandai lokasi peristiwa pada masa Nabi ﷺ; hormati pembatas dan jangan berebut.
Perluasan Masjid Nabawi sepanjang sejarah tidak mengubah rujukan inti Raudhah. Pemeliharaan modern mencakup mimbar, mihrab, tiang, karpet, dan Kamar Mulia.
Adab & Keselamatan
Rujukan
Materi diperbarui berdasarkan sumber resmi yang diakses 27 Agustus 2026. Selalu cocokkan kembali dengan Nusuk sebelum hari kunjungan.